Diabetes mellitus tipe 2 (DM Tipe 2) semakin meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Pola makan dan aktivitas fisik yang buruk berperan dalam pengembangan dan pengelolaan DM Tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dalam pengendalian DM Tipe 2 di Puskesmas Bara Baraya Makassar. Metode penelitian ini menggunakan teknik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 36 pasien diabetes tipe 2. Data dikumpulkan melalui kuesioner pola makan (FFQ), aktivitas fisik (IPAQ), dan pengukuran kadar glukosa darah puasa serta HbA1c. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-square menggunakan SPSS. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pola makan dengan indeks glikemik sedang dan tinggi terhadap kadar gula darah puasa dan HbA1c (p-value
Copyrights © 2025