Studi ini bertujuan untuk menilai penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif oleh para pengajar di kelas lima SD Swasta HKBP Pardamean Medan. Metode yang digunakan adalah gabungan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melalui penyebaran kuesioner kepada sepuluh siswa dan wawancara mendalam dengan seorang guru. Hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan skala dikotomi menunjukkan bahwa terdapat tingkat kecocokan sebesar tujuh puluh satu persen, yang menandakan bahwa para pengajar telah melakukan pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan cukup efektif. Para pengajar menggunakan media digital, seperti video dan animasi, dalam proses belajar mengajar dan mengintegrasikan metode kerja kelompok untuk menangani perbedaan kemampuan siswa. Namun, ada tantangan seperti kurangnya fasilitas, ketidakpastian dalam mengadopsi metode baru, dan kesulitan dalam mengelola keberagaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang kreatif dan inovatif telah memberikan hasil yang positif, tetapi masih memerlukan dukungan sistematis, pelatihan untuk para guru, serta peningkatan fasilitas sekolah agar dapat mencapai hasil yang lebih merata dan optimal.
Copyrights © 2025