Usia remaja merupakan usia yang masih mencari jati diri dan sangat labil dalam mengambil sebuah keputusan. Tetapi ketika telah salah melangkah, para remaja dituntut untuk bertanggung jawab atas perbuatan tersebut. Hal ini seringkali menjadi penyebab konflik interpersonal diantara pasangan remaja yang kaweng tasalah karena tidak memiliki kesiapan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan bagi remaja yang rentan dengan konflik akibat terlalu dini menikah. Hasil penelitian yang didapat adalah banyak remaja yang telah mengikuti pergaulan buruk dan kenakalan remaja yang berdampak negatif bagi kehidupan para remaja ini termasuk kaweng tasalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif-analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja yang kaweng tasalah rentan terhadap konflik bahkan banyak kali terjadi KDRT. Kesimpulan yang didapat adalah walaupun para remaja telah memilih jalan yang salah, mereka perlu dituntun untuk membangun sebuah komitmen yang sungguh dalam kehidupan rumah tangga.
Copyrights © 2025