Perkembangan teknologi membawa perubahan mendasar dalam pendidikan di Indonesia. Penggunaan perangkat portabel seperti smartphone dan tablet, bersama dengan akses internet yang luas, telah memungkinkan mahasiswa dan pendidik untuk mengadopsi teknologi, termasuk ChatGPT, sebagai alat pembelajaran canggih. E-learning, terutama model Blended Learning yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan online, memberikan fleksibilitas waktu dan tempat bagi peserta didik. Dalam konteks ini, ChatGPT digunakan sebagai asisten pembelajaran yang dapat merespons pertanyaan siswa dan memberikan penjelasan yang lebih jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan ChatGPT dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran Blended Learning. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT sebagai asisten pembelajaran dalam konteks Blended Learning memberikan dampak positif terhadap keterlibatan mahasiswa. Mayoritas responden menyatakan bahwa interaksi dengan ChatGPT meningkatkan pemahaman materi pembelajaran dan membantu mereka mengatasi hambatan pembelajaran secara mandiri. Fleksibilitas waktu dan tempat dalam e-learning juga menjadi faktor penentu keberhasilan model Blended Learning ini. Mahasiswa menilai bahwa dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja melalui perangkat portabel mereka meningkatkan efisiensi pembelajaran.
Copyrights © 2025