Penelitian ini mengkaji penerapan model Experiential Learning (EL) untuk meningkatkan keterampilan menulis teks berita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus yang dilaksanakan selama empat minggu pada 28 siswa kelas XI Program Desain Komunikasi Visual SMK Nurul Qarnain Jember. Data dikumpulkan melalui observasi, rubrik penilaian menulis, jurnal refleksi, dan dokumentasi. Rubrik penilaian mencakup aspek isi dan unsur berita (5W + 1H), struktur teks, kebahasaan, serta objektivitas penyajian fakta. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya peningkatan yang teramati pada semua aspek penilaian antara siklus I dan II, dengan rerata kenaikan sekitar 14%. Proses pembelajaran berbasis pengalaman langsung mendorong partisipasi, refleksi, dan kepercayaan diri siswa dalam menulis berita faktual. Validitas temuan diperkuat melalui triangulasi sumber, member checking, dan refleksi kolaboratif antara guru dan peneliti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Experiential Learning efektif sebagai pendekatan kontekstual untuk menghubungkan teori penulisan berita dengan praktik jurnalistik di lingkungan pendidikan vokasional.
Copyrights © 2024