Kesadaran dan minat siswa SMP di Denpasar terhadap lagu wajib nasional menurun akibat berbagai faktor. Menanggapi hal ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat ISI Bali melaksanakan pelatihan “Lagu Wajib Nasional dan Teknik Vokal sebagai Penguat Rasa Kebangsaan” di SMP Negeri 6 Denpasar selama empat bulan (Agustus–November 2025). Metode yang digunakan meliputi workshop, diskusi sejarah dan nilai kebangsaan, praktik langsung, serta evaluasi dengan strategi Component Display Theory (CDT) yang terdiri dari fase presentasi, praktik, dan uji unjuk kerja. Hasil kegiatan meliputi peningkatan kemampuan guru dalam teknik vokal lagu wajib nasional, publikasi artikel ilmiah, modul pelatihan teknik vokal, video dokumentasi pelatihan, dan penguatan jaringan MGMP seni budaya antar guru. Implikasi kegiatan ini adalah terbangunnya fondasi berkelanjutan untuk program kebangsaan berbasis seni musik serta tersedianya laporan dan publikasi sederhana sebagai penunjang keberlanjutan program.
Copyrights © 2025