Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN METODE BELAJAR DARI IDOLA DALAM BERNYANYI LAGU POPULER DI SMP NEGERI 2 DENPASAR Uttama, Putu Gde Chaksu Raditya
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i2.4526

Abstract

Pelaksanaan kegiatan asistensi mengajar berlokasi di SMP Negeri 2 Denpasar melalui kegiatan intrakurikuler pada mata pelajaran Seni Budaya di kelas IX. Sesuai hasil observasi bahwa, pembelajaran seni musik di kelas IX ini kurang inovatif dari metode pembelajarannya, dalam artian peserta didik belum pernah diberikan pembelajaran secara praktik. Untuk itu dipilihlah kelas IX yang difokuskan dalam asistensi mengajar ini yaitu kelas IX.1 dan IX.2, sebab kelas ini memiliki minat besar untuk mempelajari seni musik. Materi yang diajarkan adalah menyanyikan lagu populer secara solo/tunggal dan secara vokal grup. Kedua materi ini bertujuan agar peserta didik mampu memahami dan melaksanakan teknik vokal yang baik saat bernyanyi, dan dapat mengembangkan ornamentasi melodis dalam bentuk penyajian vokal secara solo ataupun vokal grup. Materi ini diajarkan dengan menerapkan metode belajar dari idola (Balado) sebagai metode utama karena peserta didik dituntut untuk mempelajari teknik vokal berdasarkan idola yang disukainya. Metode ini didukung dengan pendekatan student centered, serta teknik pembelajaran ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi dan penugasan. Setelah menerapkan metode Balado ini ternyata peserta didik memperoleh peningkatan dalam hasil belajar dan keterampilan yang sangat baik dengan rata-rata 92% di kelas IX.1 dan 90% di kelas IX.2. Hal ini memberikan dampak bagi kontribusi pembelajaran dan prestasi sekolah.
Pelatihan Lagu Wajib Nasional dan Teknik Vokal sebagai Penguat Rasa Kebangsaan MGMP Seni Budaya SMP Kota Denpasar Ardini, Ni Wayan; Darmayuda, I Komang; Sumerjana, Ketut; Sustiawati, Ni Luh; Uttama, Putu Gde Chaksu Raditya; Winata, I Gede Awangga Surya Putra
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v4i2.6034

Abstract

Kesadaran dan minat siswa SMP di Denpasar terhadap lagu wajib nasional menurun akibat berbagai faktor. Menanggapi hal ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat ISI Bali melaksanakan pelatihan “Lagu Wajib Nasional dan Teknik Vokal sebagai Penguat Rasa Kebangsaan” di SMP Negeri 6 Denpasar selama empat bulan (Agustus–November 2025). Metode yang digunakan meliputi workshop, diskusi sejarah dan nilai kebangsaan, praktik langsung, serta evaluasi dengan strategi Component Display Theory (CDT) yang terdiri dari fase presentasi, praktik, dan uji unjuk kerja. Hasil kegiatan meliputi peningkatan kemampuan guru dalam teknik vokal lagu wajib nasional, publikasi artikel ilmiah, modul pelatihan teknik vokal, video dokumentasi pelatihan, dan penguatan jaringan MGMP seni budaya antar guru. Implikasi kegiatan ini adalah terbangunnya fondasi berkelanjutan untuk program kebangsaan berbasis seni musik serta tersedianya laporan dan publikasi sederhana sebagai penunjang keberlanjutan program.
PENERAPAN METODE BELAJAR DARI IDOLA DALAM BERNYANYI LAGU POPULER DI SMP NEGERI 2 DENPASAR Uttama, Putu Gde Chaksu Raditya
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i2.4526

Abstract

Pelaksanaan kegiatan asistensi mengajar berlokasi di SMP Negeri 2 Denpasar melalui kegiatan intrakurikuler pada mata pelajaran Seni Budaya di kelas IX. Sesuai hasil observasi bahwa, pembelajaran seni musik di kelas IX ini kurang inovatif dari metode pembelajarannya, dalam artian peserta didik belum pernah diberikan pembelajaran secara praktik. Untuk itu dipilihlah kelas IX yang difokuskan dalam asistensi mengajar ini yaitu kelas IX.1 dan IX.2, sebab kelas ini memiliki minat besar untuk mempelajari seni musik. Materi yang diajarkan adalah menyanyikan lagu populer secara solo/tunggal dan secara vokal grup. Kedua materi ini bertujuan agar peserta didik mampu memahami dan melaksanakan teknik vokal yang baik saat bernyanyi, dan dapat mengembangkan ornamentasi melodis dalam bentuk penyajian vokal secara solo ataupun vokal grup. Materi ini diajarkan dengan menerapkan metode belajar dari idola (Balado) sebagai metode utama karena peserta didik dituntut untuk mempelajari teknik vokal berdasarkan idola yang disukainya. Metode ini didukung dengan pendekatan student centered, serta teknik pembelajaran ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi dan penugasan. Setelah menerapkan metode Balado ini ternyata peserta didik memperoleh peningkatan dalam hasil belajar dan keterampilan yang sangat baik dengan rata-rata 92% di kelas IX.1 dan 90% di kelas IX.2. Hal ini memberikan dampak bagi kontribusi pembelajaran dan prestasi sekolah.
EFEKTIVITAS METODE DRILL DALAM PEMBELAJARAN BERNYANYI PADUAN SUARA DI SMP NEGERI 2 DENPASAR Uttama, Putu Gde Chaksu Raditya; Ardini, Ni Wayan; Mawan, I Gede
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42203

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya pembelajaran seni musik, khususnya pembelajaran bernyanyi paduan suara. Lagu Mars dan Hymne menjadi materi yang esensial karena berfungsi sebagai media pembentukan karakter, dan kekompakan vokal. Meskipun demikian, urgensi penelitian ini terletak pada kondisi proses pembelajaran bernyanyi paduan suara di kelas VIII SMP Negeri 2 Denpasar yang masih cenderung bersifat konvensional, kurang terstruktur, dan belum mampu menjamin pemerataan kualitas vokal peserta didik. Kondisi ini berpotensi menghambat pencapaian tujuan pembelajaran paduan suara sehingga diterapkan metode drill, yang menekankan latihan terarah, dan konsistensi latihan untuk meningkatkan kualitas suara kelompok. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi metode drill dalam pembelajaran bernyanyi paduan suara, (2) menguji efektivitas metode drill terhadap peningkatan keterampilan vokal peserta didik, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, dengan data kualitatif untuk menggambarkan proses pembelajaran dan data kuantitatif untuk mengukur peningkatan keterampilan bernyanyi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode drill efektif dalam meningkatkan keterampilan bernyanyi paduan suara. Rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 71,46 pada pre-test menjadi 83,58 pada post-test, dengan hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05) yang berarti terdapat peningkatan yang nyata pada kualitas bernyanyi paduan suara setelah penerapan drill. Selain itu, penerapan metode drill juga berdampak positif terhadap kekompakan kelompok berdasarkan pengorganisasian peserta didik melalui empat formasi vokal yakni sopran, alto, tenor, dan bass untuk memaksimalkan penyeragaman warna suara. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi guru seni budaya dalam mengembangkan strategi pembelajaran paduan suara yang lebih efektif serta menjadi rujukan bagi penelitian lanjutan di bidang pendidikan seni musik.