Daun kelor dan daun kenikir yang biasa hanya digunakan sebagai bahan sayuran dapur, padahal memiliki segudang manfaat lain, untuk itu Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah total kandungan flavonoid pada tanaman daun kelor dan daun kenikir dengan menggunakan spektrofotmetri UV-VIS. Daun kelor dan daun kenikir yang digunakan pada penelitian ini bersumber dari wilayah Balikpapan Timur. Hasil yang diperoleh menunjukkan total kandungan flavonoid pada daun kenikir yaitu 10,24% ± 1,224 atau 102,4 mgQE/g ekstrak lebih besar jika dibandingkan dengan total kandungan flavonoid pada daun kelor yaitu 9,08% ± 1,532 atau 90,8 mgQE/g ekstrak. Dimana sejalan dengan hasil rendemen kedua sampel Dimana rendemen ekstrak daun kenikir yaitu 7,17% lebih besar dibanding dengan ekstrak daun kelor yaitu 6,83% dengan metode pengeringan yang sama yaitu pada suhu 50 0C dengan menggunakan oven yang selanjutnya dilakukan proses ekstrasi dengan menggunakan metode maserasi. Dimana metode ekstrasi ini dipilih karena terbilang lebih efektif untuk mengikat senyawa fitokimia dan juga murah.
Copyrights © 2024