Propolis Trigona sp. diketahui memiliki manfaat sebagai antioksidan, antivirus, dan antibiotik, namun keterbatasan kelarutan dan bioavailabilitasnya menghambat aplikasinya. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan formulasi nanoemulsi propolis menggunakan kombinasi Virgin Coconut Oil (VCO) dan minyak zaitun sebagai fase minyak, dengan tujuan meningkatkan stabilitas dan karakteristik fisik nanoemulsi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium Farmasi Universitas Mulia Balikpapan, dengan proses ekstraksi propolis secara maserasi menggunakan etanol 95% dan formulasi nanoemulsi melalui metode emulsifikasi panas. Evaluasi dilakukan terhadap organoleptis, homogenitas, stabilitas, pH, viskositas, dan persen transmitan. Hasil penelitian menunjukkan semua formula menghasilkan nanoemulsi homogen, stabil secara fisik, dengan nilai pH dalam rentang 5–7 yang aman untuk penggunaan oral, serta nilai transmitan di atas 90% yang menunjukkan kejernihan dan ukuran droplet kecil. Kesimpulannya, ekstrak propolis Trigona sp. berhasil diformulasikan menjadi nanoemulsi yang memenuhi parameter karakteristik fisik nanoemulsi, serta berpotensi meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas.
Copyrights © 2024