Pelayanan kefarmasian merupakan layanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien, terutama terkait penyediaan obat yang aman dan rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelengkapan dan kesesuaian pengkajian resep manual dan telemedicine berdasarkan Permenkes No. 73 Tahun 2016 di Apotek Bio’s Farma Kota Balikpapan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan data dikumpulkan secara prospektif dari 96 resep manual dan 96 resep telemedicine pada periode Agustus hingga November 2024. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan checklist pengkajian administratif, farmasetik, dan klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resep telemedicine memiliki tingkat kelengkapan yang lebih tinggi dibandingkan resep manual, terutama dalam aspek klinis seperti cara pakai, lama penggunaan obat, dan deteksi interaksi obat. Resep manual menunjukkan kekurangan signifikan pada pencantuman berat badan, paraf dokter, dan informasi klinis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem telemedicine menunjukkan keunggulan dalam hal kelengkapan dan keamanan pengkajian resep. Oleh karena itu, peningkatan sistem dokumentasi pada resep manual dan pelatihan kepada tenaga kefarmasian sangat diperlukan untuk menurunkan risiko medication error.
Copyrights © 2025