Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak. Kabupaten Jember menduduki peringkat pertama prevalensi stunting di Provinsi Jawa Timur. Menurut Teori Keperawatan Maternal Role Attainment, capaian ibu dalam menjalankan perannya dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu Makrosistem, Mikrosistem dan Mesosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teori keperawatan maternal role attainment untuk mengetahui hubungan faktor makrosistem dengan capaian peran ibu dalam pencegahan stunting di daerah pedesaan. Desain penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki balita yang memenuhi kriteria inklusi yang terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Rambipuji dan Puskesmas Panti serta dapat membaca dan menulis serta kriteria eksklusi yaitu menolak menjadi responden dan sedang sakit. Besar sampel ditentukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner makrosistem dan capaian peran ibu yang dikembangkan dari tugas ibu dalam pencegahan stunting. Analisis data variabel menunjukkan nilai p > 0,05 maka disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antar variabel. Makrosistem merupakan faktor eksternal yang berasal dari luar diri ibu, faktor yang paling kuat pengaruhnya adalah faktor yang berasal dari dalam diri ibu yaitu mesosistem dan mikrosistem meliputi identitas diri ibu, hubungan dengan suami dan keluarga, serta dukungan keluarga. Dapat disimpulkan bahwa pencapaian peran ibu dipengaruhi oleh banyak faktor.
Copyrights © 2024