Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah permintaan uang berpengaruh terhadap nilai tukar mata uang Rupiah, khususnya menjelang perayaan. Permintaan uang meningkat seiring mendekati perayaan Lebaran karena tradisi memberikan THR, belanja kebutuhan Lebaran, dan persiapan mudik. Lebaran sebagai salah satu perayaan dalam budaya dan tradisi masyarakat Indonesia khususnya umat Islam. Permintaan uang di masyarakat cenderung meningkat hal ini dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi dan pola konsumsi secara keseluruhan.. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari BI rate yang menunjukkan data inflasi setiap bulan. Kemudian di Uji Normalitas dan Uji One Sample T-Test menggunakan SPSS dan pengambilan keputusannya berdasarkan nilai signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara permintaan uang dengan nilai tukar Rupiah meskipun R-squarednya relatif rendah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan permintaan uang menjelang hari raya Lebaran dapat mempengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing. Hal ini disebabkan oleh tradisi Lebaran seperti memberikan THR, membelanjakan kebutuhan Lebaran, mempersiapkan mudik, memberikan gaji dan bonus, serta aktivitas perdagangan dan investasi yang terkait dengan hari raya.
Copyrights © 2024