Muammalatul Fauzah, Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Money Demand on the Rupiah Exchange Rate Ahead of Eid: Pengaruh Permintaan Uang terhadap Nilai Tukar Mata Uang Rupiah Menjelang Lebaran Muammalatul Fauzah, Nur; Meliyana, Hildah; Rohaini, Jannatul
Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Vol 1 No 1 (2024): Mei
Publisher : Syamilah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah permintaan uang berpengaruh terhadap nilai tukar mata uang Rupiah, khususnya menjelang perayaan. Permintaan uang meningkat seiring mendekati perayaan Lebaran karena tradisi memberikan THR, belanja kebutuhan Lebaran, dan persiapan mudik. Lebaran sebagai salah satu perayaan dalam budaya dan tradisi masyarakat Indonesia khususnya umat Islam. Permintaan uang di masyarakat cenderung meningkat hal ini dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi dan pola konsumsi secara keseluruhan.. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari BI rate yang menunjukkan data inflasi setiap bulan. Kemudian di Uji Normalitas dan Uji One Sample T-Test menggunakan SPSS dan pengambilan keputusannya berdasarkan nilai signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara permintaan uang dengan nilai tukar Rupiah meskipun R-squarednya relatif rendah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan permintaan uang menjelang hari raya Lebaran dapat mempengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing. Hal ini disebabkan oleh tradisi Lebaran seperti memberikan THR, membelanjakan kebutuhan Lebaran, mempersiapkan mudik, memberikan gaji dan bonus, serta aktivitas perdagangan dan investasi yang terkait dengan hari raya.
Tantangan dan Peluang Penerapan Sertifikasi Halal pada UMKM Kuliner Lokal: Studi Kasus Warung Kopi Yuk Am di Gresik Muammalatul Fauzah, Nur; Nufita Sari, Anggi; Faziani, Maftukhatul; Ersya Faraby, Muhammad
Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2025): November
Publisher : Syamilah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri halal global menunjukkan perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya produk yang aman, higienis, dan sesuai syariat Islam. Di Indonesia, kebijakan melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta penetapan kewajiban sertifikasi halal pada 17 Oktober 2024 menjadi momentum penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkuat daya saing. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala, terutama bagi UMKM kuliner yang terbatas dalam biaya, pemahaman, dan akses informasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan dan peluang penerapan sertifikasi halal pada UMKM kuliner lokal dengan studi kasus Warung Kopi Yuk Am di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi lapangan, serta telaah literatur akademik. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan sertifikasi halal meliputi keterbatasan rantai pasok bahan baku halal, kurangnya pemahaman terhadap prosedur sertifikasi, pengalaman pendaftaran yang sempat tidak tuntas, serta pengelolaan limbah yang belum ramah lingkungan. Namun, kehadiran Pendamping Proses Produk Halal (PPH) terbukti mempermudah proses sertifikasi hingga warung memperoleh sertifikat halal. Di sisi lain, sertifikasi halal memberikan peluang besar seperti peningkatan kepercayaan konsumen, mendorong inovasi produk, serta memperkuat daya saing terutama di pasar digital. Dengan demikian, sertifikasi halal tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga strategi penting dalam menjaga keberlanjutan dan pengembangan UMKM kuliner tradisional di Indonesia.