Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode field trip dengan memanfaatkan Hutan Mangrove Kuala Langsa dibandingkan dengan pembelajaran di dalam kelas menggunakan model discovery learning pada materi flora dan fauna di Indonesia dan Dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen desain quasi eksperimen tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 3 Langsa yang tersebar dalam dua kelas yaitu kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 40 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan uji ANOVA, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-test. Hasil perhitungan t-test didapatkan = 5,08 sedangkan = 1,684. Maka didapatkan hasil = 5,08 1,684 artinya diterima dan ditolak. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar materi flora dan fauna di Indonesia dan Dunia siswa SMA Negeri 3 Langsa yang diajarkan dengan menggunakan metode field trip lebih baik dari pada hasil belajar dengan pembelajaran model discovery learning.
Copyrights © 2023