Latar Belakang Di seluruh dunia, angka kejadian trauma akibat zat korosif yang tertelan pada anak- anak mencapai 80% dari populasi secara global. Zat dengan pH ekstrim (kurang dari 2 atau lebih besar dari 12) sangat korosif dan dapat menyebabkan luka parah dan luka bakar pada saluran pencernaan bagian atas. Lokasi yang paling parah terkena adalah di kerongkongan dan perut karena bahan korosif sering tetap berada di area ini untuk jangka waktu yang lebih lama. Paraquat merupakan zat asam dan sangat beracun. Satu teguk kecil bisa berakibat fatal dan tidak ada penawarnya Tujuan: Melaporkan sebuah kasus laporan kasus pada seorang laki-laki dengan esophagitis korosif akibat ingesti Paraquat dichloride. Laporan kasus: Laki-laki usia 23 tahun dengan keluhan utama nyeri pada bibir, rongga mulut dan tenggorok sejak 3 hari lalu. Berdasarkan anamnesis, presentasi klinis dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis dengan mucositis cavum Oris + faring e.c Paraquat dichloride, esofagitis korosif derajat 1 e.c Paraquat dichloride, azotemia, ssidosis metabolik terkompensasi alkalosis respiratorik. Pasien menjalani terapi di rumah sakit dan tidak menunjukkan komplikasi. Kesimpulan: Diagnosis dan tatalaksana yang baik pada kasus esophagitis erosifa mampu mencegah terjadinya komplikasi jangka panjang dan memberikan luaran klinis yang baik.
Copyrights © 2024