Kurangnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi jenjang pendidikan menengah yang strategis, berfokus pada membantu siswa mengembangkan kesiapan kerja guna bersaing dalam dunia pekerjaan. Kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh kecerdasan emosional individu. Penelitian ini difokuskan pada siswa kelas XII jurusan teknik pemesinan di SMKN 4 Jakarta, dengan tujuan menginvestigasi hubungan antara kecerdasan emosional dan kesiapan kerja mereka. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji korelasional dengan metode Pearson Product Moment untuk menganalisis hubungan antara variabel kecerdasan emosional sebagai variabel independen dan kesiapan kerja sebagai variabel dependen. Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan dari kecerdasan emosional terhadap kesiapan kerja siswa. Hal ini dapat disimpulkan dari nilai Pearson Correlation = 0,806 atau 80,6% dengan tingkat signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa variabel kecerdasan emosional memiliki hubungan yang nyata terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII jurusan teknik pemesinan di SMKN 4 Jakarta.
Copyrights © 2023