Antibiotik saat ini merupakan obat yang paling diresepkan, dijual dan digunakan diseluruh dunia. Pemakaian antibiotik yang tidak perlu dapat mengakibatkan masyarakat menggunakan obat dengan indikasi yang tidak jelas, sehingga dapat memberikan kontribusi perkembangan resistensi antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi tingkat pengetahuan, sikap dan kepatuhan dalam penggunaan antibiotik tanpa resep dokter di apotek “X” Desa Sarilamak Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian dilakukan di Apotek “X” Desa Sarilamak menggunakan quasi experiment design dengan rancangan penelitian one group pretest and posttest design dan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposeve sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Analisis statistik menggunakan Uji Wilcoxon. Dari penelitian ini diperoleh tingkat pengetahuan responden pada saat pretest rata-rata adalah sedang (7,17) sedangkan tingkat pengetahuan responden saat posttest rata-rata adalah tinggi (8,87). Sikap pada saat pretest (28,75) sedangkan saat posttest adalah (34,95) dan tingkat kepatuhan pretest (5,875) dan saat posttest adalah (6,625). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 sehingga menunjukkan adanya pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan kepatuhan pasien.
Copyrights © 2025