Massive Open Online Course (MOOC) menjadi tren dalam pendidikan karena memungkinkan akses terbuka dalam jaringan secara global tanpa batasan jumlah peserta. Penggunaan MOOC di perguruan tinggi Indonesia saat ini mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan transformasi digital, termasuk MOOCs UNJ yang menyediakan kursus daring dengan menyajikan materi dalam bentuk micro-learning. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan analisis bibliometrik terhadap beberapa artikel terkait tren MOOC untuk pembelajaran daring di perguruan tinggi yang ditinjau selama periode 2015 hingga 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis bibliometrik. Dari database Scopus didapatkan 967 dokumen yang diproses dan dianalisis menggunakan software Rstudio dengan berbantuan Biblioshiny dari Bibliometrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren publikasi MOOC terbanyak pada tahun 2021 dengan 125 artikel. Dari sisi distribusi secara geografis, negara dengan kontribusi publikasi terbanyak yaitu: Cina 531 artikel, Amerika Serikat dengan 334 artikel, dan Spanyol dengan 181 artikel. Sementara Indonesia menempati peringkat 9 dengan 72 artikel. Sumber publikasi paling relevan yaitu ACM International Conference Proceeding Series dengan 28 artikel. Penulis dengan kontribusi terbanyak dalam penelitian MOOC adalah Andone D. Kata kunci yang paling sering dicari adalah ‘e-learning’, ‘massive open online course’, dan ‘students. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif, kata kunci yang paling sering dicari merupakan kesatuan topik yang memiliki keterkaitan erat dengan aspek pembelajaran daring berbasis MOOC di perguruan tinggi.
Copyrights © 2025