ABSTRAKPenelitian dengan judul perkembangan seni Rapai Bubee di Pidie Jaya mengangkat masalah bagaimana perkembangan seni Rapai Bubee di Pidie Jaya dan cara melestarikannya. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan perkembangan seni Rapai Bubee dan cara melestarikannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Narasumber dalam penelitian ini seniman sekaligus Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) yaitu Syeh Husni. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan seni Rapai Bubee berdasarkan lima generasi dan perkembangannya dapat dilihat dari bentuk penyajian serta kendala-kendala yang ada seiring perkembangan seni Rapai Bubee tersebut. Cara melestarikan seni Rapai Bubee dapat dilakukan oleh faktor masyarakat dan pemerintah. Masyarakat harus melestarikan seni Rapai Bubee secara turun-temurun kepada generasi berikutnya. Sedangkan pemerintah harus mengapresiasikan seni Rapai Bubee dengan cara mendorong, membina serta mengalokasikan anggaran untuk sarana dan prasarana pertunjukan seni agar seni Rapai Bubee dapat berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas.Kata Kunci: Perkembangan, Seni Rapai Bubee, Pelestarian
Copyrights © 2020