Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman orang tua tentang tugas perkembangan anak usia sekolah dasar. Pemahaman orang tua yang memadai akan membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai tahapannya, sementara pemahaman yang rendah dapat menghambat pencapaian tugas perkembangan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk bertujuan mengkaji tingkat pemahaman orang tua yang bekerja mengenai tugas perkembangan anak usia sekolah dasar, faktor yang mempengaruhinya, serta strategi pengasuhan yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 30 orang tua yang bekerja dan memiliki anak usia 6–12 tahun di Kecamatan Rimbo Tengah. Instrumen penelitian berupa angket terstruktur yang disusun berdasarkan indikator tugas perkembangan menurut Havighurst. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif untuk memperoleh persentase, rata-rata, dan distribusi tingkat pemahaman per indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman orang tua secara umum berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 73,8. Indikator dengan pemahaman orangtua tertinggi adalah keterampilan akademik dasar, sedangkan indikator terendah adalah perkembangan nilai moral dan hati nurani. Faktor yang mempengaruhi pemahaman orang tua meliputi tingkat pendidikan, ketersediaan waktu, akses informasi, dan dukungan lingkungan. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa meskipun sebagian besar orang tua yang bekerja, memiliki pemahaman baik terhadap tugas perkembangan anak, meskipun masih terdapat aspek-aspek tertentu khususnya perkembangan moral dan konsep diri perlu perhatian lebih. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan literasi pengasuhan berbasis tugas perkembangan anak melalui program pendidikan bagi orang tua, kerja sama dengan sekolah, serta pemanfaatan waktu berkualitas di rumah.
Copyrights © 2025