Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program latihan fisik terstruktur terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar siswa di SDN 3 Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas V yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes lari cepat, lompat jauh, keseimbangan, dan lempar tangkap untuk mengukur keterampilan motorik kasar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada semua tes keterampilan motorik kasar setelah mengikuti program latihan fisik terstruktur. Skor rata-rata keterampilan motorik kasar siswa meningkat dari 60 pada pre-test menjadi 80 pada post-test. Hasil uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p 0,05), yang membuktikan bahwa program latihan fisik terstruktur dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa di sekolah dasar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merancang program latihan fisik yang efektif di sekolah dasar, terutama di daerah pedesaan dengan keterbatasan fasilitas.
Copyrights © 2025