Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kadar vitamin C pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutuscens L.) dengan menggunakan berbagai metode analisis. Vitamin C memiliki peran penting sebagai antioksidan dan nutrisi esensial bagi kesehatan. Dalam penelitian ini, sampel cabai rawit yang telah disiapkan dan disimpan dalam kondisi yang berbeda dianalisis menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis, titrasi iodimetri, dan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar vitamin C bervariasi tergantung pada metode pengawetan dan kondisi penyimpanan. Penyimpanan pada suhu rendah terbukti lebih efektif dalam mempertahankan kadar vitamin C dibandingkan dengan penyimpanan pada suhu kamar. Selain itu, metode spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 265 nm menunjukkan hasil yang akurat dan konsisten dalam pengukuran kadar vitamin C. Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai pengelolaan dan pengawetan cabai rawit untuk menjaga kualitas nutrisi, serta dapat menjadi referensi bagi penelitian lebih lanjut dalam bidang gizi dan pertanian.
Copyrights © 2025