Artikel ini mengembangkan rancangan pedagogi berbasis Sirah Nabawiyah untuk membentuk karakter kewirausahaan Muslim yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi kemaslahatan. Kerangka memadukan empat sifat kenabian—shiddiq, amanah, fathonah, tabligh (SAFT)—dengan kompetensi kewirausahaan (pengenalan peluang, kreasi nilai, ketangguhan, kolaborasi, literasi keuangan, dan etika bisnis). Metodologi yang diusulkan berupa design-based research (DBR) dalam tiga siklus: (1) ko-desain kurikulum dan perangkat ajar berbasis studi kasus sirah, (2) implementasi project-/service-based learning melalui “Pasar Madinah” (simulasi usaha bernilai syariah), dan (3) evaluasi formatif menggunakan rubrik SAFT-Entrepreneurship. Tinjauan pustaka mutakhir tentang pendidikan kewirausahaan, tanggung jawab sosial, dan karakter menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis pengalaman dan nilai untuk meningkatkan hasil belajar dan perilaku etis wirausaha pemula. Artikel menyajikan model konseptual, contoh rencana pembelajaran 6–8 pertemuan, rubrik asesmen, serta rekomendasi implementasi di pesantren, madrasah, dan perguruan tinggi. Implikasi praktis mencakup integrasi asesmen karakter ke dalam kinerja bisnis mahasiswa, sementara kontribusi teoretisnya adalah penautan eksplisit SAFT dengan kompetensi kewirausahaan kontemporer serta SDGs.
Copyrights © 2025