Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengiriman dalam sistem multiple supplier serta dampaknya terhadap waktu tunggu (lead time) dan biaya logistik pada PT. XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Critical Success Factors (CSF) yang dibobot menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan faktor-faktor utama yang memengaruhi efisiensi logistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method, dengan data kuantitatif dari survei dan dokumen internal serta data kualitatif dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antar supplier (bobot 0,35) dan integrasi sistem informasi (bobot 0,28) merupakan faktor paling krusial dalam meningkatkan efisiensi pengiriman. Implementasi strategi berbasis CSF mampu menurunkan rata-rata waktu tunggu dari 6 hari menjadi 4,92 hari (penurunan 18%) dan menurunkan biaya logistik bulanan dari Rp120 juta menjadi Rp70 juta (penghematan 41,67%). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan sistem multiple supplier yang efektif membutuhkan sinergi antar proses logistik dan sistem informasi yang terintegrasi. Pendekatan CSF terbukti efektif sebagai dasar strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan. Kata Kunci: Multiple Supplier, Critical Success Factors (CSF), Efisiensi Logistik, Lead Time
Copyrights © 2025