Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS EFISIENSI PENGIRIMAN MULTIPLE SUPPLIER: DAMPAK PADA WAKTU TUNGGU DAN BIAYA LOGISTIK DENGAN METODE CRITICAL SUCCESS FACTORS (CSF) (Studi Kasus PT. XYZ) Nugroho, Andi; Supriadi, Adi; Soleh, Mualim; Dermawan, Bintang; Prasetyo, Yudi
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jmie.v3i1.2445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengiriman dalam sistem multiple supplier serta dampaknya terhadap waktu tunggu (lead time) dan biaya logistik pada PT. XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Critical Success Factors (CSF) yang dibobot menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan faktor-faktor utama yang memengaruhi efisiensi logistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method, dengan data kuantitatif dari survei dan dokumen internal serta data kualitatif dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antar supplier (bobot 0,35) dan integrasi sistem informasi (bobot 0,28) merupakan faktor paling krusial dalam meningkatkan efisiensi pengiriman. Implementasi strategi berbasis CSF mampu menurunkan rata-rata waktu tunggu dari 6 hari menjadi 4,92 hari (penurunan 18%) dan menurunkan biaya logistik bulanan dari Rp120 juta menjadi Rp70 juta (penghematan 41,67%). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan sistem multiple supplier yang efektif membutuhkan sinergi antar proses logistik dan sistem informasi yang terintegrasi. Pendekatan CSF terbukti efektif sebagai dasar strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan. Kata Kunci: Multiple Supplier, Critical Success Factors (CSF), Efisiensi Logistik, Lead Time
PENINGKATAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI DENGAN PENURUNAN LINE STOP MESIN EXTRUDE MENGGUNAKAN METODE QCC DAN PDCA Supriadi, Adi; Nugroho, Andi; Soleh, Mualim; Dermawan, Bintang; Prasetyo, Yudi
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jmie.v3i1.2446

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi pada proses pembuatan Catch Seat Trim model YHA (Ertiga) di area Extrude dengan menurunkan jumlah line stop pada Pos 1. Melalui pendekatan sistematis berbasis Quality Control Circle (QCC) dan Plan-Do-Check-Action (PDCA), penelitian ini menganalisis akar penyebab line stop yang meliputi metode kerja, kondisi mesin, dan metode material handling. Implementasi perbaikan, termasuk pemasangan sensor proximity, pembuatan heater portable untuk pre-heat mold, modifikasi troli unloading mold yang ergonomis, serta pengembangan alat bantu counting otomatis berbasis Karakuri, berhasil meningkatkan efisiensi produksi secara signifikan dari 93,02% menjadi 95,15%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan QCC dan PDCA, dengan fokus pada identifikasi akar masalah dan implementasi solusi yang terukur, mampu membawa dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional. Kata kunci: Efisiensi produksi, Line Stop, QCC, Extrude, PDCA, Lean Manufacturing
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Melalui Retribusi Pasar Mingguan Kota Palu Dermawan, Bintang; Mangun, Nudiatulhuda; Lutfi, Muhtar; Yohan; DJ Achmad, Nuryana Haprin
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025): Agustus - Januari
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah, satu diantaranya berasal dari retribusi pasar mingguan. Potensi pasar mingguan Kota Palu cukup besar, namun kontribusinya terhadap PAD belum optimal karena rendahnya kepatuhan pedagang, lemahnya sistem pemungutan, serta keterbatasan sarana prasarana. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan retribusi pasar mingguan, mengidentifikasi kendala utama, dan merumuskan strategi peningkatan PAD. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis SWOT, melalui data sekunder dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama pasar mingguan terletak pada lokasi strategis, jumlah pedagang yang cukup besar, dan tarif retribusi yang terjangkau. Sementara kelemahan muncul pada aspek sarana prasarana, transparansi pemungutan, dan belum adanya digitalisasi. Peluang pengembangan pasar masih terbuka lebar melalui dukungan pemerintah, penerapan e-retribusi, serta potensi wisata belanja lokal. Namun, ancaman eksternal berupa persaingan pasar modern, rendahnya minat generasi muda menjadi pedagang, dan faktor lingkungan tetap perlu diantisipasi. Rekomendasi utama penelitian ini adalah peningkatan fasilitas pasar, digitalisasi sistem retribusi, serta penguatan promosi dan pengawasan, agar pasar mingguan di Kota Palu mampu menjadi sumber PAD yang lebih produktif dan berkelanjutan.