Masalah rendahnya prestasi siswa Indonesia dalam studi internasional seperti TIMSS mengindikasikan adanya ketidakselarasan antara tuntutan kurikulum global dan materi pembelajaran lokal, khususnya pada kualitas soal yang disajikan dalam buku ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi proporsional domain kognitif TIMSS (Knowing, Applying, dan Reasoning) yang termuat dalam soal-soal uji kompetensi pada buku ajar Matematika SMP Kelas VIII Kurikulum 2013 Semester II. Metode yang digunakan adalah analisis konten (content analysis) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana 100 butir soal uji kompetensi dari lima bab dianalisis berdasarkan kerangka penilaian TIMSS 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi domain kognitif masih timpang, dengan dominasi domain Knowing sebesar 55%, diikuti oleh Applying 26%, dan Reasoning hanya 19%. Kesimpulan utama adalah bahwa buku ajar tersebut cenderung melatih siswa pada level pengetahuan dasar (Knowing) dan kurang memadai dalam mengembangkan kemampuan penerapan dan penalaran tingkat tinggi (Applying dan Reasoning), sehingga diperlukan revisi soal untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi standar asesmen internasional.
Copyrights © 2024