cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
info@makwafoundation.org
Phone
-
Journal Mail Official
info@makwafoundation.org
Editorial Address
Jl. Dusun Pandam Jorong Aro Kandikir Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Education and Science (EDUSAINS)
ISSN : -     EISSN : 30308267     DOI : 10.57255/edusains
Core Subject : Education,
Journal EDUSAINS : Journal of Education and Science publishes high-quality and innovative research on the frontier of all sciences with emphasis on mathematics education, mathematical sciences, nature science and Education; which include the fields of education and science : 1. Mathematics Education 2. Science Education 3. Pure Mathematics 4. Curriculum Development in Education 5. Psychology and Counseling 6. Educational Research Methods 7. Nature Education 8. Mathematics Education 9. Science Education 10. Pure Mathematics 11. Nature Science
Articles 35 Documents
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Matematika Sri Wahyuni, Silvia Ananda; Rahmat, Tasnim; Fitri, Haida; Rahmi, Ulva
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i1.245

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dalah untuk mengetahui pengaruh  pola asuh orang tua (ayah) terhadap motivasi belajar matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan Ex Post Facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang terdiri 5 kelas yang berjumlah 156 siswa dan peneliti mengambil sampel 20% jadi jumlah sampel peneliti berjumlah 31 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner atau angket. Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh pola asuh ayah terhadap motivasi belajar matematika. Berdasarkan hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh pola asuh ayah terhadap motivasi belajar matematika, hal tersebut diperoleh dari persamaan regresi antara pola asuh ayah terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Bukittinggi yaitu, pola asuh otoriter ayah terhadap motivasi belajar matematika diperoleh persamaan regresinya , pola asuh demokratis ayah terhadap motivasi belajar matematika diperoleh persamaan regresinya ,pola asuh mengabaikan ayah terhadap motivasi belajar matematika diperoleh persamaan regresinya , dan pola asuh permitif ayah terhadap motivasi belajar matematika diperoleh persamaan regresinya , nilai korelasi sebesar  dan nilai koefisien diterminan sebesar KD = 36,2404%. Dari pengujian hipotesis untuk pengaruh signifikan pola asuh ayah terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Bukittinggi diperoleh nilai  sebesar  dan diperoleh  sebesar  pada kepercayaan 0,05. Ternyata  lebih besar dari , jika  maka hipotesis penelitian diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan antara pola asuh orang tua (ayah) terhadap motivasi belajar matematika siswa pada kelas VII SMP Negeri 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2021/2022.
Pemahaman Konsep Matematika Siswa Dengan Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) Susanty, Lidya; Rahmat, Tasnim; Aniswita, Aniswita; Fitri, Haida
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i1.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa dengan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 31 orang. Data yang dikumpulkan berupa data tes pemahaman konsep matematika siswa. Data yang terkumpul dianalisis dan dilakukan penskoran pemahaman konsep matematika. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII secara keseluruhan memiliki rata-rata skor 75.45% dengan kriteria baik. Indikator pemahaman konsep yang digunakan yaitu 1) menyatakan ulang sebuah konsep, 2) menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis, 3) mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep, 4) menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu, 5) mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Abstract This study aims to understand the student's understanding of concepts with the learning model of conceptual understanding procedures (CUPs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa dengan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 31 orang. Data yang dikumpulkan berupa data tes pemahaman konsep matematika siswa. Data yang terkumpul dianalisis dan dilakukan penskoran pemahaman konsep matematika. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII secara keseluruhan memiliki rata-rata skor 75.45% dengan kriteria baik. Indikator pemahaman konsep yang digunakan yaitu 1) menyatakan ulang sebuah konsep, 2) menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis, 3) mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep, 4) menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu, 5) mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah.   This type of research is experimental, with the subject of the research being all the students of class VIII which amounted to 31 people. The data collected is a test of students' understanding of mathematical concepts. The collected data was analyzed and used to carry out a census of understanding of the mathematics concept. The results of the research showed that the understanding of mathematical concepts among students in class VIII Growth overall has an average score of 75.45% with good criteria. Indicators of understanding of the concept used are: 1) re-declaring a concept; 2) presenting the concept in the form of a mathematical representation; 3) developing the necessary and sufficient conditions of a conception; 4) using, utilizing, and choosing a particular procedure or operation; and 5) applying the concept or algorithm in problem solving.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Pokok Aritmatika Sosial Rahmadani, Adelia; Mukhtar, Mukhtar; Wendra, Betri
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penerapan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pokok aritmatika sosial pada siswa kelas VII SMPN 17 Kabupaten Tebo. Sampel pada penelitian ini mengunakan teknik total sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa-siswi kelas VII SMPN 17 Kabupateen Tebo. Penelitian ini merupakan penelitian experiment, dengan Quasi Eksperimental Design. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan soal tes. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis independent sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pokok aritmatika sosial pada siswa kelas VII SMPN 17 Kabupaten Tebo. Hal ini di tunjukkan dari analisis data melalui uji independent sample t-Test diperoleh nilai signifikansinya bernilai kurang dari 0,05. Hal ini berarti hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pokok aritmatika sosial pada siswa kelas VII SMPN 17 Kabupaten Tebo diterima. Abstract This study aims to prove the effect of applying problem solving learning models to improve students' critical thinking skills on the subject matter of social arithmetic in seventh grade students of SMPN 17 Tebo Regency. The sample in this study used a total sampling technique. The sample used in this study were seventh grade students of SMPN 17 Tebo Regency. This research is an experimental research, with Quasi Experimental Design. The data collection technique in this study used a questionnaire in the form of test questions. The data analysis used in this study used test questions. The results showed that there was an effect of applying problem solving learning models to improve students' critical thinking skills on the subject matter of social arithmetic in seventh grade students of SMPN 17 Tebo Regency. This is shown from the data analysis through the independent sample t-Test, the significance value is less than 0.05. This means that the hypothesis which states that there is an effect on the application of problem solving learning models to improve students' critical thinking skills on the subject matter of social arithmetic in class VII SMPN 17 Tebo Regency is accepted.
Clusterirasi Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Berdasarkan Luas Tanam dan Hasil Produksi Kelapa Sawit Aswan, Novita; Fadhillah, Yusra; Noor Hasan Siregar, Muhammad
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i1.248

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi peran penting Sumatera Utara dalam industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Sumatera Utara adalah salah satu kontributor terbesar dalam produksi kelapa sawit di Indonesia, memberikan kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi regional. Dengan menggunakan teknik pengelompokan, penelitian ini mengidentifikasi pola dan karakteristik perkebunan kelapa sawit di kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Pengelompokan ini dapat membantu pemerintah daerah dan perusahaan perkebunan dalam mengambil keputusan yang lebih efisien terkait pengembangan dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Hasil dari proses pengelompokan membagi kabupaten dan kota di Sumatera Utara menjadi dua kelompok utama, mencerminkan perbedaan dalam tingkat budidaya dan produksi kelapa sawit. Kelompok 1 mencerminkan daerah dengan budidaya dan produksi kelapa sawit yang rendah, sementara kelompok 2 dan 3 mencerminkan daerah dengan tingkat budidaya dan produksi yang moderat hingga tinggi. Analisis statistik mengungkapkan perbedaan signifikan antara kelompok-kelompok ini, dengan produksi kelapa sawit sebagai variabel pembeda utama di antara kedua kelompok tersebut. Informasi yang diperoleh dari analisis pengelompokan ini dapat bermanfaat bagi pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, dan petani kelapa sawit dalam merencanakan strategi pengembangan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kelompok. Selain itu, hal ini membantu dalam pemantauan kinerja sektor perkebunan kelapa sawit di Sumatera Utara seiring berjalannya waktu. Penelitian ini memiliki potensi untuk menjadi referensi bagi mereka yang terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Sumatera Utara, dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional dan kesejahteraan penduduk setempat, sekaligus menjaga keseimbangan dengan keberlanjutan lingkungan. Abstract This article explores the significant role of North Sumatra in the palm oil plantation industry in Indonesia. North Sumatra is one of the largest contributors to palm oil production in Indonesia, making a substantial contribution to regional economic growth. Using clustering techniques, this research identifies patterns and characteristics of palm oil plantations in the districts and cities of North Sumatra. This clustering can assist local governments and plantation companies in making more efficient decisions regarding the development and management of palm oil plantations. The results of the clustering process divide the districts and cities of North Sumatra into two primary clusters, reflecting differences in the extent of cultivation and palm oil production. Cluster 1 represents regions with low cultivation and palm oil production, while clusters 2 and 3 represent areas with moderate to high cultivation and production levels. Statistical analysis reveals significant differences between these clusters, with palm oil production being the most distinguishing variable between the two groups. The information derived from this clustering analysis can be valuable for local governments, plantation companies, and palm oil farmers in planning development strategies tailored to the characteristics of each cluster. Furthermore, it aids in monitoring the performance of the palm oil plantation sector in North Sumatra over time. This research holds the potential to serve as a reference for those involved in the development and management of palm oil plantations in North Sumatra, with the aim of enhancing regional economic growth and the well-being of the local population, while also maintaining a balance with environmental sustainability.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dengan Model Eliciting Activities dan Problem Based Learning Susanto, Andi; Saputra, Pance; Mardika, Fitria; Fajriah, Wina
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i1.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar MEA dan PBL kelas VIII SMP Negeri 30 Padang. Populasi penelitian ini terdiri dari 244 siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Padang. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling, dan sampel yang terpilih adalah kelas VIII E sebagai kelas eksperimen I (MEA) dan kelas VIII F sebagai kelas eksperimen II (PBL). Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis yang dianalisis dengan uji t. Rata-rata tes kemampuan komunikasi matematis siswa dengan MEA sebesar 75,85 dan PBL sebesar 73,13. Untuk menguji hipotesis yang diperoleh, ditetapkan t_hitung=0,607 dan t_tabel=2,00. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan MEA dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan PBL. Abstract This study aims to determine differences in the mathematical communication skills of students who are taught by MEAs and PBL class VIII SMP Negeri 30 Padang. This study's population consisted of 244 students from class VIII at SMP Negeri 30 Padang. The sample collection technique was random sampling, and the selected samples were class VIII E as experimental class I (MEAs) and class VIII F as experimental class II (PBL). The instrument used was a test of mathematical communication skills, which were analyzed by the t-test. The average test of students mathematical communication skills with MEAs was 75,85 and PBL was 73,13. To test the hypothesis obtained, set t_count=0,607 and t_table=2,00. This shows that there is no significant difference in the mathematical communication abilities of students who study with MEAs and the mathematical communication abilities of students who study with PBL.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Connecting, Organizing, Reflecting, Extending Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Aryska Putri R.Y, Risky; Fitri, Haida; Aniswita, Aniswita; Imamuddin, M.
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i1.260

Abstract

The background of this research is the low ability to solve mathematical problems in class VIII students of SMPN 1 IV Koto, Banuhampu District, Agam Regency, West Sumatra Province. The purpose of this study was to determine whether there was an influence of the Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) cooperative learning model on students' mathematical problem solving abilities. This type of research is pre-experimental with a static group comparison design. The sampling technique is taken randomly. The sample in this study were students of class VIII.4 as the experimental class and class VIII.2 as the control class. The instrument used is a test of mathematical problem solving abilities. The results of solving students' math problems are calculated using the t-test. The research results obtained tcount = 3.83 and ttable = 1.68 because tcount > t table e means H0 is rejected. So it can be concluded that there is an influence of the Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) cooperative learning model on the mathematical problem solving abilities of class VIII students of SMPN 1 IV Koto. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika di kelas VIII SMP Negeri 1 IV Koto, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian  ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian the static group comparison design. Teknik pengambilan sampel diambil secara random. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas VIII.4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Hasil pemecahan masalah matematika siswa dihitung dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian diperoleh thitung = 3,83 dan ttabel = 1,68 karena thitung > ttabel berarti H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 IV Koto.
Hubungan Resiliensi dengan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Fewiga Azsuari; Jumrawarsi; Elfa Rafulta
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i2.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi matematis dan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X IPA MAN Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan populasi seluruh siswa kelas X IPA dan sampel 30 siswa yang dipilih secara acak sederhana. Instrumen yang digunakan meliputi angket resiliensi matematis dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara resiliensi dan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan koefisien korelasi r = 0,78 dan p < 0,05. Artinya, semakin tinggi resiliensi siswa, semakin baik pula kemampuan mereka dalam memahami konsep-konsep matematika. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan ketahanan mental dan strategi belajar reflektif dalam pembelajaran matematika di tingkat menengah.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Dhita Tsurayya; Tasnim Rahmat; Wedra Aprison; Rusdi
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i2.832

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model Mind Mapping terdapat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa ke. Penelitian ini Pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Instrumen penelitian ini menggunakan tes uraian untuk melihat kemampuan berpikir kreatif siswa. Teknik analisis data yang di gunakan dengan uji-t di peroleh thitung = 3,728 dan ttabel = 1,67 karena thitung > ttabel berarti H0 ditolak dan H1 diterima, sedangkan menggunakan SoftwareMinitab diperoleh Pvalue = 0,000, α = 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang mengikuti model pembelajaran Mind Mapping.
Pengaruh Pendekatan Scaffolding Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Julanda, Rico; Deswalantri; Gema Hista Medika; Tasnim Rahmat; Pipit Firmanti
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i2.953

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII di MTsN 3 Agam. Rendahnya hasil belajar menunjukkan bahwa siswa masih kesulitan mengaitkan antar konsep dan menerapkan prinsip matematika dalam pemecahan masalah. Salah satu alternatif solusi yang dipandang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan pendekatan scaffolding, yaitu strategi pembelajaran yang memberikan dukungan bertahap sesuai kebutuhan belajar siswa hingga mereka mampu belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan scaffolding terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 3 Agam tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen dengan rancangan Randomized Control Group Only Design. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas VIII MTsN 3 Agam tahun pelajaran 2019/2020. Melalui teknik pengambilan sampel acak, terpilih kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan pendekatan scaffolding dan kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep matematika yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2,33 lebih besar daripada ttabel sebesar 1,68 pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan pendekatan scaffolding terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan scaffolding efektif digunakan dalam pembelajaran matematika di tingkat madrasah untuk membantu siswa membangun pemahaman konseptual secara bertahap dan mendalam.
Pemanfaatan Aplikasi Quran Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di SD Negeri 11 Kepenuhan Hulu Nasri
EDUSAINS : Journal of Education and Science Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/edusains.v1i1.1089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Quran digital terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an di SD Negeri 011 Kepenuhan Hulu. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data yang diperoleh dari tes awal menunjukkan nilai rata-rata kemampuan membaca Al-Qur'an siswa adalah 60. Setelah menggunakan aplikasi Quran digital selama empat minggu dalam siklus pertama, nilai rata-rata meningkat menjadi 75, dan pada siklus kedua meningkat lebih lanjut menjadi 85. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Quran digital efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa, terutama dalam hal pengucapan huruf dan tajwid. Meskipun terdapat tantangan dalam hal keterbatasan perangkat, penelitian ini memberikan bukti bahwa teknologi digital dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung pembelajaran Al-Qur'an di sekolah dasar.

Page 1 of 4 | Total Record : 35