Meskipun ISO 9001:2015 telah diadopsi secara luas, organisasi masih menghadapi tantangan signifikan dalam mengimplementasikan sistem evaluasi kinerja yang efektif. Penelitian ini mengembangkan kerangka dokumentasi sistematis untuk evaluasi kinerja ISO 9001:2015 menggunakan adaptasi Model 4D. Penelitian dilakukan di perusahaan manufaktur bersertifikat melalui tiga tahapan: analisis kesenjangan komprehensif, perancangan lima prosedur terintegrasi, dan validasi ahli. Analisis kesenjangan mengungkapkan defisiensi dokumentasi yang serius, dengan 40% dokumen tidak tersedia dan 60% tersedia secara parsial. Kondisi ini mencerminkan kompleksitas implementasi Klausul 9 yang berakar pada keterbatasan kompetensi internal dan resistensi budaya organisasi. Adaptasi Model 4D berhasil menghasilkan lima SOP terintegrasi yang mencakup evaluasi kepuasan pelanggan, penanganan keluhan, audit internal, tinjauan manajemen, dan tindakan koreksi. Setiap SOP dilengkapi formulir operasional dan diagram alir proses untuk implementasi praktis. Validasi ahli mencapai skor 4,40/5,0 (88%) dengan kesepakatan 100% antar-validator. Penelitian ini berkontribusi pada adaptasi Model 4D untuk dokumentasi sistem manajemen mutu dan menyediakan kerangka tervalidasi yang siap diimplementasikan. Kerangka metodologis ini dapat direplikasi untuk klausul ISO 9001:2015 lainnya dan menawarkan solusi praktis untuk mengurangi waktu pengembangan dokumentasi.
Copyrights © 2025