Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap peningkatan kemampuan literasi sains dan motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari 62 siswa yang dibagi secara merata ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model inkuiri terbimbing dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran dengan metode konvensional. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kedua variabel dalam kelas eksperimen. Nilai N-Gain literasi sains mencapai 0,67 (kategori sedang), sedangkan motivasi belajar memperoleh skor 0,72 (kategori tinggi). Temuan ini mengindikasikan bahwa model inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa secara kognitif dan afektif, serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif, dan bermakna. Selain itu, pendekatan ini turut mendorong pengembangan kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, model inkuiri terbimbing layak dijadikan strategi alternatif dalam pembelajaran IPAS di tingkat madrasah ibtidaiyah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara holistik.
Copyrights © 2025