Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi rendahnya minat baca peserta didik kelas VI di SD Negeri 1 Sribudaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek terdiri dari guru wali kelas VI dan lima siswa yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur, angket skala Likert, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru terbukti efektif melalui penerapan pojok baca, program Kamis Literasi (KALIS), dan kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran. Ketiga strategi tersebut dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan dengan dukungan pihak sekolah dan perpustakaan. Dampaknya terlihat dari meningkatnya antusiasme, partisipasi aktif, serta kebiasaan membaca siswa dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan praktis dan kontekstual dari guru mampu membangun budaya literasi yang positif di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2025