Penelitian ini membahas implementasi Wifiq sebagai sarana media dakwah pada santri Pondok Pesantren Al-Muhsinin. Melalui pendekatan kualitatif dengan fokus pada aspek spiritual, penelitian ini mengungkap peran Wifiq dalam mendekatkan diri kepada Allah melalui simbol-simbol, huruf, angka, nukilan al-qur’an, hadist maupun doa-doa tertentu. Dengan memilih Pondok Pesantren Al-Muhsinin Cukir, Diwek, Jombang, sebagai objek penelitian. Penelitian ini menyoroti bagaimana Wifiq dipahami sebagai ilmu yang tidak hanya spiritual, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan ilmu-ilmu kuno dan pemahaman keagamaan yang memang dikombinasi dengan ilmu Wifiq, Rajah, Azimat atau Haikal. Meskipun kontroversial, Wifiq tetap dianggap sebagai bagian dari warisan ulama dengan nilai-nilai yang dapat meningkatkan wawasan dan kejiwaan spiritual. Penelitian ini menunjukkan kompleksitas dan kedalaman ilmu Wifiq dalam konteks kehidupan keagamaan dan keilmuan Islam, serta implikasinya dalam praktik dakwah dan identitas pesantren.
Copyrights © 2024