Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan belajar yang dialami oleh siswa di SMPN Tahfidz Madani Pasir Pengaraian, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dan strategi intervensi yang diterapkan sekolah. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan siswa yang telah teridentifikasi mengalami kesulitan belajar, serta terhadap guru, wali kelas, dan pembina tahfidz sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesulitan belajar yang ditemukan meliputi lambat membaca dan memahami teks, kesulitan mengungkapkan ide tertulis, gangguan perhatian, ketidakmampuan memahami konsep abstrak, serta kecenderungan pasif dan menghindari tugas. Faktor penyebabnya terdiri atas faktor internal seperti keterbatasan kognitif dan rendahnya motivasi belajar, serta faktor eksternal seperti metode pengajaran yang monoton, beban hafalan tahfidz yang tinggi, dan minimnya dukungan belajar dari lingkungan rumah. Strategi diagnosis dan intervensi yang diterapkan meliputi observasi langsung, wawancara informal, program bimbingan belajar, serta kolaborasi antara guru dan pembina tahfidz. Simpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya sistem diagnosis kesulitan belajar yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah agar peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan individual mereka.
Copyrights © 2025