Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran wajib dalam pendidikan di Indonesia, diajarkan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pembelajaran Bahasa Inggris bertujuan untuk mengembangkan empat keterampilan berbahasa; namun, di Lembaga Bahasa LIA Cilegon terdapat masalah signifikan yang menghambat pencapaian tujuan tersebut. Kurangnya partisipasi aktif dan kepercayaan diri siswa dalam berinteraksi menggunakan Bahasa Inggris menjadi kendala utama, karena banyak siswa lebih fokus pada tata bahasa dan menulis, sehingga keterampilan berbicara mereka kurang berkembang. Variasi kemampuan berbicara siswa juga menciptakan ketidakseimbangan dalam penguasaan keterampilan berbicara di kelas. Penelitian ini mengusulkan penerapan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) sebagai solusi untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara siswa, mengurangi jumlah siswa yang memerlukan perbaikan, serta meningkatkan proporsi siswa dalam kategori baik dan sangat baik, terutama dalam penguasaan kosakata. Penelitian ini menegaskan bahwa PjBL efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa.
Copyrights © 2025