Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi program manajemen digital berbasis pesantren di SMP Unggulan An-Nawawi Mlilir Purworejo melalui model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Latar belakang penelitian ini adalah tuntutan era digital yang mendorong lembaga pendidikan untuk mengadopsi teknologi informasi tanpa mengabaikan nilai-nilai tradisional pesantren. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, dianalisis secara triangulatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek konteks memiliki visi integratif digitalisasi dan nilai pesantren; aspek input masih menghadapi kendala kompetensi SDM dan infrastruktur meskipun telah ada pelatihan dan kemitraan strategis; aspek proses menunjukkan adaptasi hybrid yang melibatkan guru dalam administrasi digital; dan aspek produk memperlihatkan peningkatan efisiensi, transparansi, dan layanan, meskipun kesenjangan literasi digital wali santri masih menjadi hambatan. Penelitian ini menegaskan bahwa model evaluasi CIPP efektif memberikan gambaran komprehensif keberhasilan dan tantangan program, dengan rekomendasi penguatan SDM, peningkatan infrastruktur, dan strategi inklusif untuk keberlanjutan digitalisasi pendidikan berbasis pesantren.
Copyrights © 2025