pada sektor pendidikan dan kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara trait cynicism dan intention to corruption dengan moral disengagement sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Partisipan berjumlah 460 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala intention to corruption, skala trait cynicism, dan skala moral disengagement. Analisis data dilakukan dengan menggunakan PROCESS Macro model 4 (Hayes) versi 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara trait cynicism dan intention to corruption (β = 0,844; p = 0,000), yang berarti semakin tinggi tingkat trait cynicism mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat intention to corruption-nya. Selain itu, moral disengagement terbukti memediasi hubungan antara trait cynicism dan intention to corruption secara parsial (β = 0,419; p = 0,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa yang memiliki kecenderungan sinis terhadap orang lain cenderung melepaskan tanggung jawab moralnya, sehingga meningkatkan niat untuk melakukan tindakan koruptif.
Copyrights © 2025