Program SANDESA (Sinergi dan Aksi Nyata untuk Desa) dilaksanakan di Desa Pangkil untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku UMKM, melalui berbagai kegiatan seperti sosialisasi logo dan kemasan standar sebagai identitas produk, serta pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS (Online Single Submission). Program ini menggunakan metode sosialisasi partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Berdasarkan hasil observasi, mayoritas pelaku usaha di Desa Pangkil masih menggunakan kemasan tanpa label dan belum memiliki NIB. Melalui kegiatan penyuluhan dan praktik langsung yang diikuti oleh 18 pelaku usaha lokal, para peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya label sebagai identitas produk serta manfaat legalitas dalam mendukung pemasaran dan perlindungan hukum. Hasil kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa masyarakat mulai memiliki kesadaran baru untuk memperkuat legalitas usaha, meningkatkan kredibilitas dan daya saing produk rumahan di pasar yang lebih luas, serta memanfaatkan pendampingan lanjutan dalam pengurusan NIB melalui sistem OSS (Online Single Submission). Secara keseluruhan, Program SANDESA terbukti relevan dengan kondisi masyarakat setempat dan menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menjadi penggerak pemberdayaan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025