Globalisasi telah mempengaruhi dunia secara keseluruhan, termasuk budaya Indonesia. Ada dua sisi dari globalisasi: satu sisi memungkinkan akses mudah terhadap informasi, teknologi, dan interaksi antar budaya, yang dapat memperkaya adat istiadat lokal dan inovasi baru. Disisi lain, arus masuk budaya asing yang besar dapat melemahkan ikatan nasional dan mengurangi nasionalisme dikalangan generasi muda. Studi ini menggunakan metode kualitatif dan melakukan tinjauan literatur terhadap enam artikel akademik untuk menganalisis bagaimana globalisasi mempengaruhi pelestarian budaya Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa globalisasi menciptakan paradoks: ia memperkaya budaya melalui inovasi tetapi juga mengancam pelestarian tradisi. Pelestarian budaya memerlukan peningkatan karakter pendidikan, penggunaan media digital berbasis kebijaksanaan lokal, dan mengembangkan pusat seni dan budaya diwilayah tersebut. Untuk menyimpulkan, mempertahankan identitas nasional diera modern membutuhkan keseimbangan antara mempertahankan nilai-nilai lokal dan tetap terbuka terhadap globalisasi.
Copyrights © 2025