Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahan bakar bioethanol terhadap emisi gas buang mesin bensin tipe Honda GX 160. Pengujian dilakukan dengan tiga variasi bahan bakar, yaitu Pertalite 100% (B0), campuran Pertalite–Bioethanol 50:50 (B50), dan Bioethanol 100% (B100). Parameter emisi yang diuji meliputi kadar karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), karbon dioksida (CO₂), dan oksigen (O₂) menggunakan alat Four Gas Analyzer merk Capelec. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan bioethanol mampu menurunkan kadar CO dan HC secara signifikan dibandingkan dengan Pertalite murni, menandakan bahwa pembakaran berlangsung lebih sempurna dan ramah lingkungan. Campuran B50 menghasilkan keseimbangan terbaik dengan kadar CO rendah (0,07–0,61%) dan HC menurun hingga 157 ppm pada 3000 rpm, serta kadar O₂ relatif tinggi (8,71–12,78%), yang menunjukkan pembakaran mendekati kondisi lean. Sebaliknya, kadar CO₂ meningkat seiring dengan peningkatan efisiensi pembakaran, dengan nilai tertinggi sebesar 7,9% pada B50 dan 7,4% pada Pertalite murni. Secara keseluruhan, bioethanol terbukti meningkatkan kualitas pembakaran dengan menurunkan emisi berbahaya, sehingga berpotensi sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan dapat digunakan pada mesin pembakaran dalam tanpa modifikasi besar.
Copyrights © 2025