Kecemasan akademik dapat memengaruhi kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswa, yang dapat menyebabkan penurunan motivasi belajar. Dengan memahami bagaimana self-affirmation dapat mengurangi kecemasan, mahasiswa diharapkan dapat mengatasi kecemasan dan meningkatkan kinerja akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-affirmation, mengetahui gambaran kecemasan akademik, serta mengetahui pengaruh self-affirmation terhadap kecemasan akademik pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah cluster sampling sehingga diperoleh dua fakultas yang memenuhi kriteria, dengan jumlah responden sebanyak 368 orang. Data diperoleh menggunakan skala self-affirmation (20 item; reliabilitas = 0,897) dan skala kecemasan akademik (35 item; reliabilitas = 0,90). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat self-affirmation mahasiswa berada pada kategori sedang dengan skor 49, sedangkan rata-rata tingkat kecemasan akademik juga berada pada kategori sedang dengan skor 87. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana, diperoleh F = 8,960 dengan tingkat signifikansi 0,003 ( 0,005), menunjukkan bahwa self-affirmation (X) berpengaruh terhadap kecemasan akademik (Y).
Copyrights © 2025