Gaya belajar setiap siswa tentunya berbeda, baik kinestetik, visual, atau auditori. Hal ini berdampak kepada guru untuk menyesuaikan metode mengajar yang sesuai untuk tercapainya tujuan pembelajaran sebagaimana yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perbedaan gaya belajar dan implikasinya terhadap pembelajaran pendidikan agama islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian library research. Data dikumpulkan melalui identifikasi wacana dari berbagai referensi seperti buku, artikel, atau informasi lainnya yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi (content analiysis), yaitu teknik untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasi isi komunikasi seperti teks, gambar, video, atau dokumen secara sistematis dan objektif yang betujuan untuk menemukan pola, tema, atau makna tertentu dari data yang dikaji. Hasil penelitian didapatkan bahwa perbedaan individual dalam gaya belajar menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki cara unik dalam menerima, mengolah, dan memahami informasi, sehingga pembelajaran pendidikan agama islam perlu dirancang secara fleksibel dan beragam agar mampu mengakomodasi karakteristik belajar yang berbeda. Analisis konseptual terhadap gaya belajar ini menegaskan pentingnya peran guru dalam mengenali preferensi belajar peserta didik, seperti visual, auditorial, dan kinestetik, untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, bermakna, serta mampu menumbuhkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan secara optimal
Copyrights © 2025