Abstrak Google Lens merupakan sebuah inovasi yang memiliki potensi dalam membantu meningkatkan kemampuan berbahasa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis terkait penerapan dan faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Google Lens dalam mendukung kemampuan berbicara peserta didik kelas VIII di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pendidik dan peserta didik kelas VIII di SKB Kota Semarang. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan Google Lens masih bersifat pasif dan belum optimal dalam menunjang kemampuan berbicara peserta didik serta menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi teknologi yang tersedia dengan praktik pembelajaran yang terjadi di lapangan. Akibatnya, peserta didik mengalami kesulitan dalam aspek-aspek utama berbicara, seperti penguasaan bahasa, tata bahasa, pengucapan, kelancaran, dan pemahaman Mengenai faktor yang mempengaruhi, seperti kurangnya eksplorasi mengenai teknologi, strategi pembelajaran yang kurang tepat, keterbatasan kemampuan peserta didik dalam menyerap pengetahuan, ketergantungan teknologi, rendahnya dukungan dan pembiasaan dari lingkungan sekitar, perasaan cemas, ragu, takut, kurang percaya diri saat berbicara menggunakan Bahasa Inggris juga menjadi hambatan dalam meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik.
Copyrights © 2025