Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis drama terhadap peningkatan kemampuan berbicara bahasa Indonesia pada siswa sekolah menengah. Melalui metode studi literatur terhadap berbagai sumber terpercaya, hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis drama secara signifikan efektif dalam meningkatkan aspek kebahasaan (kelancaran, kosakata, struktur kalimat) dan aspek non-kognitif (kepercayaan diri, pengurangan kecemasan) dalam kemampuan berbicara. Implementasi teknik drama seperti role-play, simulasi, dan dramatisasi cerita terbukti menciptakan konteks komunikasi yang autentik dan bermakna bagi siswa.
Copyrights © 2025