Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di wilayah DAS Pepe Hilir dan berdampak terhadap masyarakat dan infrastruktur. Oleh karena itu, pemahaman yang akurat mengenai sebaran banjir sangat penting dalam upaya mitigasi risiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi genangan banjir menggunakan dua metode, yaitu deteksi berbasis peginderaan jarak jauh menggunakan citra satelit Sentinel-1 dan simulasi hidraulik berbasis model HEC-RAS 1D. Metode yang digunakan meliputi pengolahan citra radar Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk mendeteksi area tergenang dan pemodelan aliran sungai menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Sentinel-1 mampu mendeteksi banjir dengan akurasi sebesar 100 %, sedangkan hasil dari simulasi HEC-RAS menunjukkan akurasi yang lebih rendah sebesar 22,22 %. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis citra satelit lebih efektif flam mempresentasikan kondisi aktual banjir di lapangan dibandingkan pemodelan hidraulik pada HEC-RAS, khususnya pada penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam mitigasi bencana banjir di masa yang akan datang.
Copyrights © 2025