Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loneliness dengan perilaku cyberloafing pada karyawan PT ENVILAB di Kota Gresik. Loneliness dipahami sebagai perasaan kesepian akibat kurangnya keterhubungan sosial, sedangkan cyberloafing merupakan perilaku berselancar di internet untuk tujuan non-pekerjaan saat jam kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan partisipan sebanyak 100 karyawan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala UCLA Loneliness dan Cyberloafing Scale. Hasil analisis data menggunakan korelasi Product moment menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara loneliness dan cyberloafing (r = 0,476; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat loneliness yang dirasakan karyawan, semakin tinggi pula kecenderungan mereka melakukan cyberloafing. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya intervensi organisasi dalam mengurangi rasa kesepian karyawan melalui peningkatan interaksi sosial dan dukungan psikologis guna meminimalisir perilaku cyberloafing dan meningkatkan produktivitas kerja.
Copyrights © 2025