Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi kurikulum Merdeka mendorong kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi, khususnya di SMAN 1 Sukaraja dan SMAN 49 Jakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan deskriptif kualitatif, dimana dilakukan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah sepenuhnya menerapkan kurikulum Merdeka dengan strategi interaktif seperti diskusi kelompok, analisis, kuis studi kasus, dan proyek kecil. Ditemukan bahwa strategi ini berdampak positif dalam mendorong kemampuan berpikir kritis siswa. Dan ditemukan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap strategi yang dilakukan yang berarti strategi yang dilakukan menghasilkan interaksi siswa yang lebih aktif dan mengasah pola berpikir kritis. Hasil ini mendorong bahwa strategi yang dilakukan dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka merupakan salah satu solusi untuk mendorong berpikir kritis siswa dalam pembelajaran ekonomi.
Copyrights © 2025