Pandemi COVID-19 telah berdampak signifikan pada sektor pariwisata global, mengakibatkan penutupan perbatasan, pembatalan penerbangan, dan penurunan tajam dalam jumlah wisatawan serta pendapatan industri. Banyak bisnis terpaksa tutup permanen, sementara yang lainnya berjuang untuk bertahan dalam kondisi yang tidak pasti. Di tengah tantangan ini, peluncuran protokol Bersih, Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (CHSE) menjadi langkah krusial yang diambil oleh hotel untuk memastikan keselamatan tamu dan memperbaiki kepercayaan dalam perjalanan. CHSE, yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bertujuan untuk menstandarkan protokol kesehatan di seluruh industri pariwisata dan mendorong kolaborasi di antara para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan diskusi kelompok fokus untuk mengeksplorasi tantangan serta praktik terbaik yang dihadapi oleh hotel selama transisi ini. Temuan menunjukkan pentingnya adaptasi operasional dan penerapan teknologi baru dalam meningkatkan pengalaman tamu serta menjaga keberlanjutan. Lebih jauh, penelitian ini menyoroti bahwa keterlibatan manajemen dan karyawan dalam proses adaptasi serta pelatihan berkelanjutan merupakan faktor kunci untuk menciptakan industri perhotelan yang tangguh dan responsif terhadap tantangan di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan panduan bagi pemangku kepentingan dalam industri perhotelan untuk menghadapi tantangan yang ada dan mempromosikan praktik pariwisata yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2025