Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif
Vol. 5 No. 1 (2024): SENDIKRAF Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif

SENI RUPA SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN NEUROSAINS PADA ANAK: FINE ARTS AS A TOOL FOR DEVELOPING METACOGNITIVE AND NEUROSCIENCE SKILLS IN CHILDREN

Ismoyo, Sindu Lintang (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2024

Abstract

T This study explores the role of visual arts in developing children's metacognitive skills based on a neuroscience approach. Metacognition, which refers to an individual's awareness and control over their thinking processes, is a crucial skill in children's education to enhance problem-solving, critical thinking, and creativity. This research employs a descriptive-analytical approach through a literature review of various academic sources to analyze the relationship between visual arts, metacognition, and neuroscience in the context of children's education. The findings indicate that visual arts, through their explorative and expressive processes, effectively stimulate neuron development and neural connections in children's brains, as well as enhance metacognitive skills such as self-monitoring and learning strategy evaluation. Activities like drawing and painting not only boost creativity but also improve children's reflection and planning abilities. Integrating arts into the educational curriculum is expected to create a more holistic and effective learning environment, providing significant benefits for children's cognitive, emotional, and social development. This research underscores the importance of arts as an integral component in learning strategies to comprehensively develop students' potential. Penelitian ini mengeksplorasi peran seni rupa dalam pengembangan keterampilan metakognitif anak berdasarkan pendekatan neurosains. Metakognitif, yang merujuk pada kesadaran dan kontrol individu terhadap proses berpikirnya, merupakan keterampilan penting dalam pendidikan anak untuk meningkatkan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kreatif. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber akademik untuk menganalisis hubungan antara seni rupa, metakognitif, dan neurosains dalam konteks pendidikan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni rupa, melalui proses eksploratif dan ekspresifnya, efektif dalam merangsang perkembangan neuron dan koneksi saraf di otak anak, serta meningkatkan keterampilan metakognitif seperti pemantauan diri dan evaluasi strategi belajar. Aktivitas seni seperti menggambar dan melukis tidak hanya meningkatkan kreativitas tetapi juga kemampuan refleksi dan perencanaan anak. Integrasi seni dalam kurikulum pendidikan diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih holistik dan efektif, memberikan manfaat signifikan bagi perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya seni sebagai komponen integral dalam strategi pembelajaran untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

sendikraf

Publisher

Subject

Arts Education Other

Description

Sendikraf adalah jurnal akademik, akses terbuka, dan peer-review. Diterbitkan pertama kali pada bulan November 2020 oleh BBPPMPV Seni dan Budaya yang merupakan unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. BBPPMPV Seni ...