Upaya untuk meningkatkan kualitas SDM ini, utamanya sumber daya manusia instansi perlu dilakukan secara baik, terarah, dan terencana, sehingga instansi pun dapat bersaing secara sehat dengan instansi lain, Terutama didalam permasalahan pemotivasian dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Metode yang digunakan yakni metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Tekhnik pengumpulan data dengan studi pustaka, dokumentasi, kuesioner dan wawancara. Tekhnik analisis data Analisis Regresi Linier Berganda, Uji-T (Parsial), Uji-F (Serempak), Uji Koefisien Determinasi R2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemotivasian berpengaruh signifikan sebesar 0,563 atau 56,3% terhadap kinerja pegawai, pengaruhnya dengan kategori cukup kuat. Dimana semakin baik pemotivasian maka kinerja pegawai juga akan semakin tinggi. Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan sebesar 0.683 atau 68,3% terhadap kinerja pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Padang Lawas, pengaruhnya dengan kategori kuat. Terdapat pengaruh yang positif dimana semakin baik gaya kepemimpinan maka kinerja pegawai juga akan semakin tinggi. Secara simultan variabel pemotivasian dan gaya kepemimpinan mampunyai pengaruh yang signifikan sebesar 0.689 atau 68,9% terhadap kinerja pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Padang Lawas dengan kategori sangat kuat, sedangkan sisanya 13,30 % lagi dijelaskan oleh faktor lain, yaitu seperti variabel pemotivasian dan gaya kepemimpinan.
Copyrights © 2024