Kemajuan digital tidak hanya memberikan dampak yang baik, tetapi juga membawa dampak negatif. Salah satunya adalah meningkatnya kasus pelecehan seksual siber. Fenomena ini telah menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan karena dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan besar tingkatan pelecehan seksual siber jenis ajakan seksual yang tidak diinginkan, jenis menerima pesan, gambar dan video berunsur cabul yang tidak diinginkan, dan jenis menyebarkan teks, dan video berunsur cabul tanpa izin pada mahasiswa Bimbingan & Konseling Jurusan Imu Pendidikan FKIP Universitas Jambi. Jenis penelitian ini kuantitatif, pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa indikator ajakan seksual yang tidak diinginkan memiliki rata-rata 36,53%, indikator menerima pesan, gambar, dan video cabul rata-rata 39,83%, sementara indikator menyebarkan teks dan video cabul tanpa izin hanya mencapai 7,69%.
Copyrights © 2024