Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji modul ajar dan permasalahan yang muncul dalam penerapan model pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Pendidikan Pancasila untuk siswa kelas 3 di SDN Ngadirgo 01. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa hambatan utama dalam pelaksanaan pembelajaran, seperti keterbatasan waktu yang menghambat proses identifikasi dan penyelesaian masalah, kurang memadainya sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran aktif, serta variasi kemampuan siswa yang memengaruhi tingkat partisipasi mereka dalam diskusi kelompok. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengungkapkan sejumlah solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Dari temuan yang ada, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat beberapa tantangan dalam implementasi PBL, pendekatan ini tetap memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Pancasila. Hal ini dapat tercapai jika hambatan-hambatan yang ada diatasi melalui penerapan solusi yang tepat, serta perbaikan dalam pelaksanaan pembelajaran di masa mendatang.
Copyrights © 2024